Minggu, 03 Mei 2009

belanja

Apakah Anda sering keblablasan belanja? Sulit memang menahan godaan berbelanja bila jalan-jakn ke Mal atau pusat perbelanjaan meskipun barang-barang itu tidak direncanakan dibeli. Akibatnya dompet kita seringkali jebol akibat pembelian barang-barang yang tidak sebenarnya dan tidak begitu penting.
Bagaimanapun juga kita tidak bisa tidak berbelanja. Sebabnya memiliki bebagai barang keperluan rumah tangga adalah syarat menyelenggarakan berbagai aktifitas hidup sehari-hari dengan mudah. Karena jarang ada yang gratis didunia ini, maka untuk mendapatkan barang-barang tersebut kita harus membelinya.
Contoh ibu tidak bisa memasak makanan untuk keluarga jika tidak berbelanja sayur mayur dan lauk pauk. Sang bapak juga menjadi sulit berangkat ke kantor jika tidak bisa membeli bensin untuk kendraannya. Lagi pula perencanaan keuangan keluarga tidak menganjurkan anda tidak berbelanja.
Jadi berbelanja adalah sebuah kegiatan yang dianjurkan jika memang menunjang aktifitas kita sehingga produktif. Namun bagaimana mengendalikan kegiatan belanja ini sehingga tidak membuat anggaran rumah tangga defisit? Begini caranya:
1.Jangan membiasakan pergi berbelanja sebagai pelampiasan. Misalnya karena marah, stess, sedih atau bahkan terlalu gembira kemudian anda pergi berbelanja untuk pelampiasan perasaan anda.
2.Hindari jalan-jalan ke pusat perbelanjaan untuk sekedar cuci mata atau mengisi waktu jika Anda tidak ingin terpancing untuk berbelanja. Batasi berapa lama waktu Anda yang akan Anda alokasi untuk berbelanja, jangan melebihi batas waktu tersebut.
3.Kurangi frekuensi berpergian ke pusat perbelanjaan. Hindari bolak-balik ke supermarket atau pusat perbelanjaan lainnya. Bahkan jika itu dilakukan untuk membeli barang-barang kebutuhan sekalipun. Sebab semakin sering Anda bolak-balik, selain ongkosnya semakin mahal, makin banyak waktu yang terbuang, makin terpancing belanja barang lainnya.
4.Buatlah daftar kebutuhan terlebih dahulu sebelum berangkat berbelanja. Tetapkan budget total belanja keseluruhan dari gaji Anda, sebagai batas maksimum jumlah perbelanjaan Anda. Selanjutnya buatlah daftar barang apa saja yang mau dibeli, berapa jumlah dan berapa kira-kira harganya, agar tidak melebihi batas maksimum tadi. Dengan catatan belanja Anda memiliki panduan dan lebih disiplin ketika berbelanja.
5.Waktu berbelanja bulanan keperluan rumah tangga, sebaiknya tidak mengajak sikecil yang masih balita untuk ikut berbelanja. Anak kecil biasanya cepat bosan dan mudah lelah. Dia akan merengek minta di belikan ini dan itu, atau minta cepat pulang. Anda bisa keluar uang ekstra untuk jajan si kecil dan harus cepat pulang padahal barang yang harus dibeli belum lengkap.
6.Ketika berbelanja di pusat perbelanjaan, usahakan agar langsung menuju ke rak atau counter yang sudah direncanakan. Mampir kesana kemari dan bertemu “pramuniaga yang ramah-ramah” malah memancing Anda untuk lebih banyak belanja
7.Jangan berbelanja dengan perut kosong. Usahakan makan dulu dari rumah sehingga perut tidak keroncongan saat berbelanja. Ini akan membuat anda berpikir jernih dan berkosentrasi saat belanja, dan tentu saja menghemat uang sebab tidak terpancing ingin jajan.